Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menjadi Penerjemah Film

    Cara Menjadi Penerjemah Film – Jika Anda ialah pemirsa setia IndoXXI, tentu sudah akrab bernama Pein Akatsuki dan Lebah Ganteng saat terjemahan film ada. Ke-2 nya sempat menjadi viral di Twitter sebagai dampak pamitnya situs streaming film ilegal IndoXXI pada awal tahun 2020.

    aplikasi penerjemah film otomatis, freelance subtitle translator indonesia, lowongan kerja penerjemah subtitle film,lowongan penerjemah film, gaji penerjemah film, cara menjadi translator youtube, apakah menjadi translator webtoon dibayar, gaji translator youtube

    Cara Menjadi Penerjemah Bahasa Korea

    Lepas dari pamitnya IndoXXI, warganet menyorot nasib dua pembikin subtitle legendaris di dunia streaming film ilegal, Lebah Ganteng dan Pein Akatsuki. Dikutip dari berbagai sumber, Lebah Ganteng pernah akui bila dia menjadi penerjemah film karena keisengan. Terhitung, Lebah Ganteng telah mengawali profesi penerjemah semenjak tahun 2010.

    Dia justru menjelaskan bila aslinya tidak pintar berbahasa Inggris dan masuk ke dunia subtitle melalui otodidak. Lalu, sebetulnya bagaimana dengan tugas mengartikan film tersebut atau Cara Menjadi Penerjemah Film?

    Dikutip dari HAI Online, pengisian subtitle pada film itu sebetulnya memang seharusnya ditangani oleh orang professional. Dia seorang translator yang bekerja mengalih-bahasakan diskusi film menjadi text.

    Apa lagi jika kita nge-gep-in ada text yang translate-nya aneh. Tentunya, yang dipandang lucu di Amerika, tidak selamanya lucu di Indonesia. Di sanalah peranan translator film benar-benar dibutuhkan.

    Lebih detail kembali, ngepasin waktu diskusi terjadi dengan timbulnya text. “Umumnya, kan sudah ada subtitle bahasa Inggrisnya tuch. Nach, saya tinggal ngepasin saja sama bahasa Indonesia-nya. Paling nge-edit sedikit, seperti seumpama, timbulnya subtitle itu di detik ke berapakah, di episode apa. Ngepasin pembicaraan sang artis saja agar tidak terlambat atau terlampau cepat ada.” tutur Shafa Salamy Sampow, freelance film translator dalam suatu media swasta di Jakarta.

    Dalam pengertian, pindah bahasa yang dipakai saat film itu disiarkan telah sama sesuai jatahnya atau cocok. Tidak aneh, pas pada jalan narasi, dan dapat “diolah” pemirsa karena memakai bahasa yang bagus.

    Selainnya alur cerita, episode, totalitas pemain dalam beradegan, apalagi yang membuat pemirsa ketawa saat melihat sebuah film action – comedy? Sudah tentu, keandalan si translator punyai dampak besar dalam kesempurnaan film.

    Shafa yang sempat mengartikan Fast dan Furious 5, Robocop, The 33, How to Train Your Dragon, dan Seks in The City ini mendapati rintangan demikian mengartikan episode humor.

    “Orang dapat tertawa saat menonton film humor, seumpama, tentu karena ia memahami kesesuaian di antara subtitle yang ia baca dengan episode.” papar Shafa yang umum menonton lebih dulu film luar saat sebelum tampil di bioskop.

    Tugas sebagai translator ini dapat dimisalkan seperti menjadi pemirsa film untuk dibayarkan. Ya, karena sehari-harinya, seorang penerjemah akan “disajikan” oleh beberapa film di luar yang dibeli Indonesia untuk selanjutnya disiarkan di bioskop-bioskop Indonesia, atau, film itu disiarkan di TV cable yang available di sejumlah kota di Indonesia.

    Jadi saat sebelum lainnya menonton kamu sudah lebih dulu! Nach, penerjemah film harus dapat menempatkan dianya sebagai pemirsa, agar tahu pemirsa senang atau tidak.

    “Rintangan yang lain, cocok nerjemahin film dan saya benar-benar sudah mentok, benar-benar tidak tahu maknanya, saya akan catat miring kata itu. Tinggal nantikan masukan dari QC (Quality Control), dech! Hahaha…” tutur pemuda yang kuliahnya ambil jalur IT dalam suatu kampus negeri di Jakarta.

    Nach, jika Anda tertarik buat jadi penerjemah film, kamu harus siap kejar-kejaran sama deadline.

    Bahkan juga, untuk film luar- yang punyai riwayat harga jual tinggi – yang hendak premier di bioskop, perusahaan akan menunjuk seorang translator yang dirasakan punyai kelihaian berbahasa dan nanti, penerjemah itu akan bekerja sepanjang hari penuh dalam ruangan rahasia di perusahaan itu untuk jaga keamanan dan kebocoran alur ceritanya.

    Bagaimana Cara Menjadi Penerjemah Film atau cara mengawali kerja sebagai translator?

    cara-menjadi-penerjemah-film
    cara-menjadi-penerjemah-film
    • 1. Mengartikan diskusi dalam episode-adegan.
    • 2. Membuat transkrip bahasa asli film.
    • 3. Pahami pemakaian bahasa Indonesia sama sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

    Persyaratan jadi translator atau Menjadi Penerjemah Film?

    • 1. Sukai menonton film dan ikuti perubahan beberapa film luar negeri.
    • 2. Kerasan lama-lama di muka monitor untuk memerhatikan alur cerita film.
    • 3. Suka baca buku.

    Persyaratan kerja Menjadi Penerjemah Film:

    • 1. Pengajaran D3 atau S1 semua jalur, tetapi diprioritaskan Sastra Inggris.
    • 2. Sukai menonton film dan ikuti perubahan beberapa film luar negeri.
    • 3. Kuasai bahasa asing.
    • 4. Dapat bekerja di bawah penekanan

    Workdays Menjadi Penerjemah Film : Senin s.d. Jumat, tergantung durasi waktu film. Untuk talkshow yang durasi waktunya 1 jam, dapat ditangani 1/2 hari. Untuk film yang durasi waktunya 2 jam-an, dapat ditangani sampai sepanjang hari.

    Upah Menjadi Penerjemah Film:

    • 1. Pegawai masih tetap: Rp 3-5 juta /bulan, atau
    • 2. Freelance: Dapat sampai 10 juta

    Cara Menjadi Penerjemah Film dalam mengartikan text film itu menyenangkan dan penuh rintangan. Anda dapat menonton filmnya lebih dulu, itu asyiknya. Rintangannya, selainnya mengartikan text-nya, seorang penerjemah text film atau subtitler bekerja atur munculnya text sesuai munculnya ucapan-ucapan dalam film.

    Karena itu, Cara Menjadi Penerjemah Film harus memakai piranti lunak Subtitle Worksop yang dapat didownload  dengan gratis. Cara memakainya lumayan gampang, belajar sendiri dengan kontribusi website beberapa orang yang dengan murah hatinya share pengalaman.

    Umumnya, pemberi kerja mengirim DVD berisi film dengan pola tertentu plus dokumennya. Jika dokumennya tidak ada, kita dapat menelusurinya di http://www.addic7ed.com/. Kita disuruh untuk mengirim file hasil penafsirannya saja, filmnya engga dibalikkan :).

    Mengartikan subtitle tidak dapat dengan cara mengartikan dokumen subtitle-nya langsung tanpa melihat filmnya. Kadang ada kalimat yang lebih cocok ditranslate ke pernyataan tertentu dalam Bahasa Indonesia bergantung gestur watak dalam film itu dan sudah pasti konteksnya.

    Hasil penafsiran subtitle-nya juga terbatasi, misalkan text jangan melewati demikian watak dan cuman bisa ada dua baris subtitle yang ada pada sebuah frame. Bila pada sebuah frame ada dua diskusi, karena itu kalimat pertama dan ke-2  dikasih pertanda minus dan spasi (- ) saat sebelum kalimat, misalkan, ada pula yang menggunakan garis miring (/).

    Disini kepiawaian seorang subtitler dites. Selainnya mengartikan diskusi yang kadang panjang dengan semua kebatasan ini, harus juga lakukan spotting yakni atur munculnya text sebegitu rupa hingga subtitle-nya dapat dibaca walaupun kalimatnya panjang dan frame-nya ganti secara cepat.

    Film yang paling susah ditranslate ialah film humor. Apa lagi jika filmnya banyak memakai ungkapan-ungkapan yang engga ada persamaannya dalam Bahasa Indonesia. Beberapa film mengenai kedokteran seperti film seri ER atau Trauma rintangannya tinggi, karena selainnya dialognya kerap memakai beberapa istilah kedokteran yang belum pasti kupahami, filmnya kadang memperlihatkan episode menakutkan, seperti episode bedah-membedah atau orang cedera kronis.

    Mengartikan acara talkshhow seperti Oprah cukup susah, karena mereka berbicara terus, jarang-jarang interval, dan biasanya dengan kecepatan tinggi :p. Walau mengartikan film seram atau suspense kemungkinan semakin lebih gampang karena didalamnya toh banyak episode orang yang menjerit-jerit atau celingukan plus larikan diri daripada diskusi, tetapi memikirkan prosesnya akan lama selesainya karena bisa jadi penerjemahnya ketakutan sendiri dan dihantui mimpi jelek.

    Seperti tugas mengartikan yang lain, menyenangi mengartikan text film. Dan jika imbalannya sebanding dengan kerjanya yang cukup mengambil alih waktu, tentu dengan suka hati terima tugas semacam.

    Saat sebelum bersedia penawaran tugas mengartikan subtitle, lihat tipe audio visualnya (AV) apa berbentuk narasi atau non-film berisi paparan seperti profile perusahaan, kampanye kesadaran, kuliah materi, pidato. Visual audio non-film condong banyak omong, sudah pasti menambahkan tingkat kesusahan saat lakukan spotting. Untuk mengartikan subtitle AV non-film, kemungkinan Anda ingin membebankan ongkos semakin tinggi.